Klik Untuk Ke Laman Darulkautsar Indeks

V. Taqiyah Dan Senjata.

Download PDF

V. Taqiyah Dan Senjata.

 

Sebagian Syiah menggunakan taqiyah lebih daripada batas yang dibolehkan syariah Allah Azza Wajalla. Kita tadinya membayangkan bahwa setelah Khomaini menang di Iran, Syiah telah meninggalkan taqiyah, akan tetapi kenyataannya kita mendapatkan mereka menggunakan taqiyah dan senjata. Sama halnya dengan regim Nasyiriyah di Syria, pergerakan Amal ataupun Iran; mereka bekerja sama dengan israel secara rahasia dan memberikannya apa yang diinginkan serta menampakkan apa yang berlainan dengan itu. Mereka berperang di mana-mana dalam perang golongan, dengan berpenampilan selain itu. Untuk berkomunikasi dengan para pemuda Islam, mereka memilih ungkapan dan wacana yang diselubungi kedustaan, menutupi hakekatnya dan menghidangkan sesuatu bekal tertentu kepada orang-orang di Iran, namun menghidangkan bekal yang lain kepada para pemuda Islam lain.

Kemarin mereka menggunakan taqiyah sebagai pelindung bagi diri mereka dan sekarang menggunakan senjata untuk berkuasa, dan menggunakan taqiyah untuk menipu orang lain. Di setiap keadaan mereka menggunakan pakaian berupa persekutuan dengan pihak kiri, jika mereka pandang hal itu mendekati tujuan mereka, dan memasuki partai-partai kiri sambil mempropagandakan slogan-slogan yang bertentangan dengan prinsipnya, sedangkan mereka menyembunyikan tujuan-tujuannya yang sebenarnya.

Perhatikanlah mereka di Syria, Turkey, Pakistan, Afghanistan dan selainnya, maka di mana saja, di sini atau di sana, anda akan dapatkan mereka mengenakan pakaian partai secara lahir dan menyembunyikan rencana-rencana samarnya di dalam batin sampai mencapai apa yang diinginkan.

Di sebagian negara, mereka menggabungkan antara taqiyah dengan senjata dan di sebagian negara lainnya masih menampakkan taqiyah dan terus mencari senjata. Tiba saatnya bagi para pemuda Islam untuk memahami tipuan mereka dan mengerti hakikat mereka, aqidahnya menyimpang. Buah anggur tidak dipetik dari duri dan buah Thin tidak dipetik dari pohon berduri, siapa berprasangka baik kepada Khomainisme maka dia telah terperosok dalam kesalahan yang besar dan telah berbuat jahat terhadap dirinya di dunia dan di akherat, berarti menyalahi kewaspadaan seorang mukmin yang tidak tersenget dua kali dalam sebuah lobang.

Khomainisme tidak lain hanyalah sikap gabungan dari aqidah Syiah yang sesat, motivasi peristiwa-peristiwa sejarah mereka yang sesat dan memberinya motivasi baru. Rasa penasaran para pemuda Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan kerinduan mereka kepada negara Islam turut membantu keberadaan motivasi ini, mereka menyangka fatamorgana adalah air dan menyangka Khomainisme adalah negara Islam. Karena tipuan, mereka tersungkur dan karena prasangka mereka gugur.

Sesungguhnya kerinduan kita kepada negara Islam tidak menjatuhkan kita kepada kekafiran atau ke dalam kesesatan dan tidak sepatutnya kita dikelabui. Masyarakat Khomaini bukanlah masyarakat yang haq, karena itu salah satu slogan pergerakan Islam moderen.

Masyarakat Khomaini bukanlah “Masyarakat yang bebas”, karena masyarakat yang bebas adalah salah satu slogan pergerakan Islam moderen.

Masyarakat Khomaini bukanlah masyarakat kekuatan, karena kekuatan utama bagi kami adalah kekuatan aqidah yang benar dan kekuatan adalah salah satu slogan pergerakan Islam moderen.

Wahai para pemuda umat ini, harapanmu adalah negara kebenaran, kekuatan dan kebebasan, janganlah tertipu dengan Khomainisme, dia adalah negara kebathilan, kemunduran dan penghambaan; ia merupakan kemunduran umat Islam ke belakang.

Cukuplah bagi Khomainisme sengketa kontrak jual beli senjata dengan Israel dan kerjasama total dengannya. Itu pertanda bahwasanya tidak akan muncul dari Iran yang Syiah kecuali kehancuran dan loyal kepada musuh-mush Allah.

Suatu kali Rasulullah SAW., menyebutkan dalam hadits-hadits shahih bahwa Dajjal akan keluar dari Khurasan beserta 70,000 orang dari Yahudi Ashfahan dengan mengenakan “tulisan’ (Pakaian Parsi).

Oleh karena itu, ahli tarikh Islam sepakat bahwa Khurasan adalah kandang Bathiniyyah yang hitam dan penghasut.

 

 

 

Share...Tweet about this on TwitterPrint this pagePin on PinterestShare on LinkedInShare on FacebookShare on Google+Digg this
Download PDF

Check Also

Penutup

Penutup   Ibnu Umar R.A., menyebutkan di sebuah atsar shahih menceritakan tentang keadaan para sahabat, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>