RSS    
KHIDMAT KAMI
Penerbitan
Kemuka Kemusykilan
Jawapan Kemusykilan
Waktu Solat
Bacaan Al-Quran
Terjemahan Al-Quran
Terjemahan Hadis
Previu Buku
Buku Elektronik
Belajar Bahasa Arab
P.P.A.Darul Kuatsar
Jadawilun Naafi`ah
Jadual Kuliah Hadis
Islam Secara Ringkas
Islam dan Sains
Penapis Laman Lucah

~::~
TERKINI

~::~
NAVIGASI
Laman Utama
Terbaru
Popular
Pilihan
Tentang Kami
Hubungi Kami
Pautan
Site Map

:~:
GALERI

Himpunan Galeri www.DarulKautsar.net


:~:
RAYAU-RAYAU
Sayyid Maududi -The Mujaddid (Reformer) of His Century
Syeikh Wahbah Zuhaili: “Orang-orang Liberal Tidak Punya Agama”
100,000 Americans Die Each Year from Prescription Drugs, While Pharma Companies Get Rich
Report: WHO Overstated H1N1 Threat
If Ultrasound Destroys Sperm, Why Is It Safe For A Fetus?
‘Privacy Settings’ di Facebook (Supaya Muslimah Terjaga Kehormatannya)
Tracing The Footsteps Of Tariq Ibn Ziyad
How Americans Are Propagandized About Afghanistan
FACEBOOK: Photos & Tagging Yang Mengundang Dosa
Lagu Allahu.. Nusrat Fateh Ali Khan.. Sufi.. Syiah dan Kuburan

:~:
NEWSLETTER
Dapatkan berita dan artikel terbaru daripada DarulKautsar.com
 Batal Pendaftaran

~::~
HADIS PILIHAN
Memelihara Diri Dari Perkara Yang Samar (Siri 3)
Memelihara Diri Dari Perkara Yang Samar (Siri 2)
Memelihara Diri Dari Perkara Yang Samar.
ARKIB

~::~
TENTANG BID'AH


:~:
BAHAYA SYIAH
.


:~:
IKLAN

Akan Datang Kami Ada Jualan DVD & MP3 Kuliah Hadith M.'Asri

~::~
facebook

~::~
   Kesalahan-Kesalahan Masyarakat Dalam Menamakan Anak - Video & Sinopsis      Terbaru Di YoutubeSahih Bukhari Kitab Tayammum    Istimewa Dari Arkib 22 : Fatwa Tentang Merayakan Sambutan Nisfu Syaaban  (Klik Senarai Terdahulu)  Web Pilihan: Turn To Islam                                                                                        |                                                                                        
PuasaPuasayoutube
Carian artikel di darulkautsar.com :
Carian : Ikut Kategori
  > Home > Berita > Yahudi Dan Kristian > Bandara Dunia Disusupi Agen-Agen Rahasia Israel
Bandara Dunia Disusupi Agen-Agen Rahasia Israel

Bandara Dunia Disusupi Agen-Agen Rahasia Israel

 

 


Pemerintah Afrika Selatan mencabut ijin operasi maskapai penerbangan Israel, El Al di negara itu karena dicurigai memfasilitasi kegiatan mata-mata polisi rahasia Israel, Shin Bet. Para agen Shin Bet ditengarai menyusup ke bandara internasional Johannesburg untuk mengumpulkan informasi tentang warga Afrika Selatan, terutama para wisatawan dari kalangan warga kulit hitam dan Muslim.

 

Keputusan pemerintah Afrika Selatan melarang operasional El Al di negaranya diambil setelah sebuah stasiun televisi lokal menayangkan acara investigasi yang antara lain mengutip pengakuan mantan pengawal di El Al, Jonathan Garb. Garb mengatakan bahwa maskapai penerbangan El Al sudah bertahun-tahun menjadi ujung tombak operasi para agen Shin Bet.

 

"Inilah operasi intelejen yang melangkahi hukum negara Afrika Selatan. Kami bisa melakukan apa saja yang kami mau dan otoritas negara bersangkutan tidak tahu apa yang kami lakukan," kata Garb pada reporter acara televisi itu yang harus menyamar untuk menggali informasi.

 

Investigasi untuk keperluan acara televisi tersebut dilakukan pada bulan Agustus. Kamera yang dipasang tersembunyi berhasil merekam insiden di bagian pemberangkatan bandara, yang membuktikan bahwa agen-agen intelejen Israel memang telah menyusup ke bandara Johannesburg dan melakukan tindakan rasial.

 

Dalam rekaman tersebut, seorang petugas maskapai penerbangan El Al mengaku sebagai "aparat keamanan bandara" meminta reporter yang sebenarnya sedang menyamar untuk menyerahkan paspor atau kartu identitasnya, dengan alasan tindakan itu sesuai dengan aturan yang diberlakukan bandara. Si reporter protes, karena ia bukan calon penumpang dan hanya menunggu temannya di bandara. Lalu, manajer kemanan El Al yang diketahui bernama Golan Rice datang dan menginterogasi si reporter yang protes tadi. Rice mengatakan bahwa reporter itu berada di area terlarang dan harus meninggalkan tempat itu.

 

Mengomentari rekaman tersebut Gard mengatakan,"Kami dilatih untuk mengantisipasi ancaman mendesak, yaitu lelaki Muslim. Kami diajarkan untuk berpikir bahwa lelaki Muslim bisa jadi adalah orang yang mungkin ingin melakukan bom bunuh diri. Yang lebih gila lagi, kami mencurigai orang berdasarkan ras, etnis bahkan agamanya ... tapi itulah yang kami lakukan."

 

Garb juga mengatakan, bahwa agen-agen Shin Bet secara rutin menangkap penumpang Muslim dan warga kulit hitam. Pernyataan yang menuai kecaman publik Afrika Selatan yang pernah merasakan politik apartheid selama berpuluh-puluh tahun.

 

Larangan operasi El Al oleh pemerintah Afrika Selatan, menyebabkan ketegangan hubungan bilateral antara Israel-Afrika Selatan. Departemen Luar Negeri Israel sampai mengirimkan satu timnya ke Afrika Selatan, setelah Johannesburg mengancam akan mendeportasi semua staff keamanan El Al.

 

Pihak Afrika Selatan bersikap tegas karena Israel dianggap telah melanggar aturan hukum di Afrika Selatan yang hanya memberikan otorisasi pada polisi, tentara atau personel yang ditunjuk oleh kementerian transportasi untuk melakukan pemeriksaan penumpang. Apalagi ada informasi bahwa El Al menyelundupkan senjata atas sepengetahuan kantor kedubes Israel di Afrika Selatan. Senjata-senjata itu untuk keperluan para agen intelejen Israel yang ditugaskan di Afrika Selatan.

 

Mantan pengawal El Al, Jonathan Garb buka mulut soal infiltrasi agen-agen rahasia Israel di bandara Johannesburg setelah ia dipecat karena memotori aksi protes menuntut pembayaran gaji yang memadai dan jaminan kesehatan bagi para staff El Al.

 

Garb mengaku direkrut oleh Shin Bet pada usia 19 tahun dan dilatih di sebuah kamp rahasia di Israel. Ia ditugaskan sebagai "aparat keamanan" Israel yang dilengkapi dengan senjata sejak awal tahun 1990-an dan kerap melakukan tugas penyamaran.

 

Selama puluhan tahun bekerja untuk Israel, Garb mengaku telah memata-matai hampir 40.000 orang, salah satunya Virginia Tilley, pakar Timur Tengah yang juga memimpin lembaga riset Human Sciences Research Council di Afrika Selatan. Lembaga riset itu, baru-baru ini merilis laporan yang isinya menyatakan bahwa Israel telah menerapkan kebijakan kolonialisme dan apartheid terhadap rakyat Palestina.

 

Fakta bahwa Israel menyusupkan agen-agen intelejennya ke bandara-bandara internasional di berbagai negara, diperkuat oleh hasil penyelidikan sejumlah organisasi HAM internasional. Laporan mereka menyebutkan setidaknya ada empat bandara internasional yang diketahui menjadi tempat operasi mata-mata agen-agen rahasia Israel, yaitu bandara New York, Paris, Wina dan Jenewa. (ln/isc/counterpunch)

 

 

 

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/bandara-bandara-dunia-disusupi-agen-agen-rahasia-israel.htm


 
 
8 Reads    Cetak    Hantar Kepada Kawan

Komen

Nama: *
Email: *
Tel:
Komen: *
* Perlu Diisi



TERKINI DARI al-ahkam.net - Lebih Sederhana.. Lebih Terbuka

~::~


IKLAN

                                                    Hubungi Ust. Zakaria: 0139748156

~::~
Hakcipta 2007-2009, www.DarulKautsar.net

Bahan-bahan dalam laman web ini boleh disalin dan diedarkan dengan syarat bukan untuk tujuan komersial. Sebarang bahan yang disalin/diedarkan hendaklah dinyatakan sumbernya - www.darulkautsar.net

RSS Created By : darulkautsar.net / ejoeSolutions.com / AhliMasjid.com / Rosli Ab Ghani Pelawat Atas Talian: 41